LP2M/P3M Sebagai Ujung Tombak Peningkatan Mutu dan Daya Saing Perguruan Tinggi

Ayo bagikan informasi mengenai LP2M/P3M Sebagai Ujung Tombak Peningkatan Mutu dan Daya Saing Perguruan Tinggi ini ke teman-teman kamu di sosial media, gunakan tombol share dibawah ini.

Whatsapp Facebook Twitter

Dalam rangka koordinasi program, evaluasi dan peningkatan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Indonesia para ketua/utusan LP2M/P3M PTKIN se-Indonesia mengadakan Rapat koordinasi di Tanah Minang, bertempat di Rocki Hotel Padang. Kegiatan dibuka mulai hari ini dan rencananya akan berlangsung selama 2 hari, Kamis-Jumat, tanggal 29-30 Agustus 2019 (29/2019).

Acara pembukaan diawali dengan tari ‘pasambahan’ khas Minang, sebuah tarian untuk menghormati tamu atau pejabat yang datang ke Tanah Minang. Tarian ini dipersembahkan oleh komunitas mahasiswa dari Jurusan Studi Agama-agama Fakultas Ushuluddin UIN Imam Bonjol Padang. Sambutan panitia oleh Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Direktorat DIKTIS KEMENAG RI, Dr. H. Suwendi, M.Ag., kemudian dibuka oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Eka Putra Wirman, M.A.

Dalam sambutannya, Dr. Suwendi, menyampaikan bahwa “Ruh Perguruan Tinggi untuk peningkatan mutu dan daya saing itu terletak di Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M). oleh karena itu, diperlukan koordinasi program untuk peningkatan kapasitas SDM, kecakapan dan produktifitas penelitian, pengabdian dan publikasi kepada masyarakat luas. Sementara kapasitas ketenagaan di lingkungan Kemenag RI, terutama terkait Guru Besar, dari 12.000 Tenaga Pendidik, yang menjadi Guru Besar sekitar 300 sampai 400an, atau sekitar 4 persennya”.

Senada dengan Dr. Suwendi, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Dr. H. Eka Putra Wirman, M.A., menyatakan "LP2M/P3M di PTKIN merupakan dapur dan think thank-nya Perguruan Tiinggi". Dr. Eka Putra menambahkan, "peningkatan publikasi juga sangat diperlukan, terutama dengan memperbanyak jurnal terakreditas baik Nasional maupun bereputasi Internasional. Agar bisa mempercepat Guru Besar di lingkungan PTKIN", imbuhnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh para ketua/utusan dari 56 PTKIN se-Indonesia, termasuk Ketua LP2M UIN sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Husnul Qodim,MA. Acara pembukaan diakhiri dengan pembacaan do'a oleh Dr. Ahmad Yani,. M.Ag., Ketua LP2M IAIN Syeikh Nurjati Cirebon. (HQ).